6 Mei 2014

0

Cute Picture

sajak berguguran, sajak bertumbuhan, serupa cinta 


Sebuah taman, bayangan hujan, diriku adalah payung, dilupakan kenangan. Dirimu adalah bangku kayu, jemu menunggu



Kau memberiku kabar yang tak henti, tiap detik yang ku lewti, namun kau memberinya sebuah pertemuan, diam-diam




Cinta adalah secangkir kopi, di antara kita, yang tak satu pun berani memulai mengaduknya



sebab tanpamu, cinta, adalah perahu yang membawaku pada laut gila, ombak raksasa. cuma, tak ada yang menjerit di sana




Sebab cinta yang kau sembunyikan. Ialah cangkir kopi tanpa pegangan


Aku ingin jatuh ke matamu, lebih dalam dan diam, juga lebih dari sekedar hujan


0 komentar:

Posting Komentar